10 Rekomendasi Film tentang Depresi. Pentingnya Menjaga Mental Health!

Film tentang depresi

10 Rekomendasi Film tentang Depresi. Pentingnya Menjaga Mental Health! – Salah satu isu yang sedang ramai diperbincangkan adalah masalah kesehatan mental. Depresi adalah kesehatan mental yang saat ini menjadi masalah bagi seseorang dan bisa menyerang kalangan dewasa bahkan remaja. Depresi merupakan kondisi dimana perasaan sedih yang terlalu dalam sehingga membuat dampak negatif terhadap pikiran, tindakan, perasaan, dan kesehatan mental seseorang.

Semakin maraknya pembicaraan ataupun kasus tentang kesehatan mental ini membuat industri film mengangkat tema tersebut ke dalam suatu karya, diharapkan agar pesannya sampai kepada penonton bahwa pentingnya menjaga kesehatan mental. Kehadiran film tentang depresi bertujuan agar bisa memahami dan bersimpati pada mereka penderita depresi. Di bawah ini adalah rekomendasi film tentang depresi terbaik yang patut kamu tonton.

Baca Juga:

Film Depresi yang Wajib Kamu Tonton

1. Film Depresi: Cyberbully

Film ini menceritakan  tentang Casey yang memiliki sahabat bernama Megan. Megan yang baru saja putus dengan kekasihnya, Nathan mendapat perlakuan tidak baik di media sosialnya. Nathan yang tidak terima dengan putusnya hubungan mereka memposting kejelekan Megan pada akunt twitternya.

Tidak terima sahabatnya diperlakukan seperti itu, Casey pun menyuruh Alex untuk meretas akun milik Nathan. Film ini memberikan gambaran bahwa satu kalimat yang kamu tulis akan membuat seseorang depresi bahkan bisa bunuh diri.

2. Silver Linings Playbook

Selanjutnya ada film Silver Linings Playbook yang menceritakan seorang pria penderita bipolar disorder yaitu Pat Solitano (Bradley Cooper). Pat kembali tinggal bersama kedua orang tuanya setelah keluar dari rumah sakit jiwa dikarenakan memukuli selingkuhan istrinya hingga hampir tewas.

Ia berniat menjalani hidup yang baru dan rujuk kembali bersama istrinya. Dalam film ini kamu bisa mengerti tentang bipolar dan emosi yang kerap dirasakan oleh penderita. Jadi akan membuka matamu agar tidak menganggap remeh penyakit mental yang satu ini.

3. It’s Kind of a Funny Story

Menceritakan tentang seorang remaja berumur 16 tahun, Craig Gilner (Keir Gilchrist), yang pergi ke rumah sakit setelah hampir bunuh diri. Di rumah sakit, Craig bertemu dengan  orang-orang yang juga memiiki masalah serupa dengan dirinya.

Film ini akan memberi pemahaman bahwa depresi bukan suatu hal yang bisa dianggap remeh. Jika levelnya sudah terlalu berat, depresi bisa membuat seseorang melakukan hal extrem bahkan hingga bunuh diri. Di film ini juga menunjukkan jangan pernah meremehkan kondisi mental orang lain.

4. The Perks of Being a Wallflower

Charlie (Logan Lerman) adalah seorang remaja dengan gangguan kesehatan mental yang tertutup dan kesulitan bergaul. Pada suatu hari, ia bertemu dengan Sam (Emma Watson) dan diam-diam menyukainya. Pertemuannya dengan Sam membuat semua berubah, Charlie mulai memiliki banyak teman. Namun, masalah baru pun muncul.

The Perks of Being a Wallflower menceritakan tentang seorang remaja yang menderita Post-traumatic stress disorder (PTSD). Film ini memberikan pemahaman bahwa orang-orang introvert di sekitarmu mungkin memiliki trauma masa lalu.

Jika ini terjadi padamu, sebaiknya jangan dianggap aneh dan harus bisa mendukung orang-orang tersebut untuk bisa memulihkan kondisi mentalnya.

5. Film Depresi: Joker

Selanjutnya ada film Joker yang diperankan oleh Joaquin Phoenix. Di film ini Arthur Fleck berhasil menggambarkan kekacauan jiwa seseorang. Tidak semata-mata mengangkat karakter penjahat ikonik di semesta DC Comics, tapi film ini juga mengangkat isu kesehatan mental.

Disutradarai oleh Todd Phillips, menceritakan tentang Arthur Fleck yang mengidap pseudobular affect atau gangguan mental dimana pengidapnya merespons kejadian dengan tawa atau tangisan yang tak terkendali.

Kondisi itu muncul karena perlakuan masyarakat yang kerap mengucilkannya. Bukannya mendapatkan perawatan yang tepat, Arthur justru melakukan hal-hal buruk sebagai pelarian dari depresinya yang bisa membuatnya merasa puas.

Film Indonesia yang Mengangkat Tema Depresi

1. Posesif

Selanjutnya ada film yang menceritakan kisah cinta sepasang remaja yang pada akhirnya putus, lalu menjadi cerita yang mencekam. Kisah ini sepertinya banyak terjadi di sekitar kamu. Memiliki pacar yang posesif, mulai dari menelepon puluhan kali sehari, melarang bergaul dengan teman-teman, hingga melakukan kekerasan serta tindakan psikopat. Dari film ini bisa mengambil pelajaran bahwa sifat posesif berlebihan itu tidak baik dan bukan sesuatu yang normal dilakukan.

2. Kukira Kau Rumah

Film ini ditulis sekaligus disutradarai oleh Umay Shahab. Diperankan oleh Prilly Latuconsina yang berperan sebagai Niskala, film ini  menceritakan seorang gadis yang memiliki gangguan bipolar. Adalah Pram (Jourdy Pranata), laki-laki yang mengisi hari-hari Niskala dengan musik. Pram merupakan seseorang yang kesepian semenjak ditinggal ayahnya pada saat dia belajar di sekolah menengah dan ibunya merupakan orang yang sibuk.

3. Dear Nathan: Thank You Salma

Merupakan sekuel ketiga dari trilogi Dear Nathan yang menceritakan kisah cinta dua remaja bernama Nathan yang diperankan oleh Jefri Nichol dan Salma yang diperankan oleh Amanda Rawles. Isu yang diambil dalam film ini juga sangat krusial yaitu isu perempuan dan pelecehan seksual.

4. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

Film ini menceritakan sebuah keluarga yang memiliki tiga orang anak, yaitu Angkasa (Rio Dewanto), Aurora (Sheila Dara) dan Awan (Rachel Amanda). Terlihat seperti keluarga bahagia namun ternyata penuh rahasia.

Konflik bermula ketika Awan, anak bungsu dari keluarga tersebut mengenal dunia baru dan dekat dengan laki-laki bernama Kale yang diperankan oleh Ardhito Pramono. Sang ayah ingin Awan menjadi anak kesayangannya kembali.

Sementara, Angkasa dan Aurora juga memiliki permasalahan mereka masing-masing. Semua konflik batin yang dirasakan ketiga anak keluarga ini pada akhirnya tak tertahankan. Akhirnya membuat satu rahasia terbesar yang mereka simpan selama ini harus terungkap. Apakah rahasia besar itu? Silahkan tonton filmnya, ya!

5. My Idiot Brother

Film yang diadaptasi dari novel karya Agnes Davonar ini mengisahkan seorang gadis berusia 15 tahun bernama Angel yang memiliki seorang kakak dengan kondisi keterbelakangan mental bernama Hendra. Karena kondisi kakaknya yang tidak sempurna itu, Angel sangat membenci dan malu mengakui Hendra sebagai kakaknya. Meskipun begitu, Hendra sangat menyayangi Angel.

Itulah rekomendasi film tentang depresi yang bisa kamu tonton. Sangat penting untuk memperhatikan isu mental health atau kesehatan mental. Karena bila tidak ditanganin dengan baik efeknya akan sangat berbahaya. Selain bisa melukai dan merugikan diri sendiri, juga bisa merugikan orang lain. Film dengan tema kesehatan mental bisa mengajak masyarakat untuk lebih aware terkait hal ini.